Perubahan iklim dan ancam terhadap Panda

Beruang Panda, harus bersiap diri untuk pindah jauh dimana pergeseran makhluk ini sangat penting jika mereka berusaha untuk bertahan hidup dari dampak perubahan iklim. 

Panda yang terkenal rewel dan sangat tergantung dengan lingkungan pohon bambu serta dan kehidupan seks loyo. Dimana populasi liar telah tergerus oleh tekanan baru dari pertumbuhan eksplosif dalam pembangunan jalan di Cina. Akibat dari faktor-faktor ini, Ming Xu dari Rutgers Universitas di New Brunswick, New Jersey, dan rekan telah melakukan pemetaan bagaimana rentang geografis panda bisa berlanjut dalam pengaruh perubahan iklim.

Mereka menemukan skenario bahwa bahkan dengan rencana yang paling konservatif, yang meramalkan rata-rata perubahan suhu 1°C hingga tahun 2100, dapat mengakibatkan habitat yang cocok untuk panda berkurang lebih dari separuh pada tahun 2070 (Biological Conservation, doi.org/xz7). Dan membuat keadaan menjadi lebih buruk, populasi panda bisa juga menjadi lebih sulit di prediksi. Analisis Xu memprediksi bahwa rata-rata ukuran habitat panda akan menurun sekitar 19 persen. Itu berarti kelompok-kelompok kecil, seperti sebagai 29 hewan yang hidup di pegunungan Daxiang dari Cina selatan-barat, bisa punah dan sisanya menghadapi risiko lebih besar untuk mati. Dan sebaliknya, Xu memprediksi bahwa beberapa daerah ke utara dari tanah air pegunungan panda  dapat menjadi daerah yang cocok untuk para panda. Menanam bambu di sana sekarang bisa menjadi hal utama agar daerah tersebut dapat menjadi daerah relokasi panda masa depan.


(Courtesy of New Scientist, January 2015)



No comments:

Write a Comment


Top